Langsung ke konten utama

Postingan

Memaknai Quarter Life Crisis

Saya begitu yakin, setiap pribadi manusia pasti pernah mengalami. Ada momen dimana mereka semangat-semangatnya mencari, semangat semangatnya memperjuangkan, semangat semangatnya menapaki level kesuksesan masing-masing. Namun, di sebuah titik tertentu dimana harapan, dan pencapaian telah di puncak, atau bahkan sedikit lagi mencapai puncak, malah pelan-pelan dengan sendiri menyeret kakinya dan beranjak untuk kembali. Turun dari puncak, memutar balik arah dan kembali pada titik yang sama, nol. Perjuangan dimulai kembali, perjuangan diusung kembali dengan energi dan substansi yang berbeda namun tetap ke puncak lagi. Bedanya, puncak yang ditapaki adalah puncak yang sesungguhnya, dimana harapan dan segala pencapaian luruh atas tujuan yang abadi. Memasuki seperempat abad, seperempat perkiraan umur rata-rata kehidupan manusia. Saya seperti menjilat ludah sendiri. Harapan yang pernah dijahit dan hampir saja kelar, seketika terhenti. Tak lagi muluk-muluk, mimpi untuk melanjutkan studi str...

Being a part of Quipper Edukasi Indonesia

Email 💌 yang ku nanti-nanti. Ia mengabarkan cerita bahagia, sepertinya ini kado akhir tahun. Terimakasih Tuhanku 😘💕 Untuk sebagian orang mungkin ini biasa, tapi untuk 'Igenaya' ini kado istimewa. Bayangkan saja, ketika hobby- mu dibayar? ah, ini baru kesyukuran luar biasa. Bismillahirrohmanirrohim semoga berkah dan semakin epic kedepannya aamiin

Mengulang Ingatan: Part 10 Be a good, Sister!

Karomana-Topoyo, Mamuju Tengah. Kota yg begitu tenang, namun bising di dalam pikiran. Masih terngiang raut wajah kakak yang diselingi kesedihan dan bahagia. Jauh-jauh hari seperti kebiasaan lama ayah mengajak anaknya duduk bersila, bercerita tentang pilihan hidup anak-anaknya. Di momen itu pula kakak bercerita tentang keinginannya, kami dibuat paham bahwa suatu hari akan berurusan dengan keramahan kota ini, tentu saja setelah dibuat haru karena telah menyelesaikan pengabdiannya di Papua kurung satu tahun. Katanya, Mamuju akan jadi pertimbangan paling mujarab ketimbang harus penempatan di Papua lagi atau setidaknya di pulau kalimantan. Mendengar itu, ayah lebih setuju sebab ia paham bahwa Mamuju adalah kota yang ramah untuknya, tentu saja karena banyak keluarga disana. Keluarga ibu juga keluarga bapak tentu saja. Guru Garis Depan, telah lama dinanti dan telah menjadi pilihan hidupnya sendiri. Lantas, siapa yg paling paham bahwa skenario Tuhan begitu hebat hingga hari ini kami m...

Family is a Home

Grandsa. Mungkin hanya segelintir orang yang tahu, atau bahkan tak ada satupun yang tahu di luar sana. Tapi saya paham betul, satu kata penuh makna ini. Grandsa adalah singkatan dari grandfather Sabolla, nama kakek dari ayah yang telah mendahului kami. Sosoknya penuh panutan, mendengar kisah dari ayah saja saya seperti kembali ke beberapa tahun silam. Sampai saat ini ayah masih saja menyebut namanya, terus mengiyangkan di antena telinga saya "Jangan ini... jangan itu... kalau Ndae' Sabolla dulu begni, bukan begitu.. kalau Ndae Sabolla masih ada... pasti sudah ditegur." Semua atas dasar kebenaran dan kebaikan. Tentu sebuah kesyukuran  jika melihat anak, ponakan, cucu dan cicit-cicitnya akur meski tak lagi dalam pantauannya. Duduk bersama, berdzikir dan mendoakan sesama, keluarga yang telah tiada, dan intropeksi diri atas apa yang telah terlewatkan di tahun yang berlalu (tentu  saja ini  moment terfavorit saya). Juga, menikmati kebersamaan dalam kesederhanaa...

Mengulang Ingatan: Part 9 My Favorite Friendship

Dear ma pretty sister @mumu_muthiamutmainnah Sejak awal, kau pun paham bagaimana aku begitu bangga mengenalmu. Perkenalan kita pun tak biasa bersama momen yang tak biasa dan dihadapkan dengan orang-orang luar biasa, di 2016 tahun silam. Kita berkenalan lewat program yang begitu (E) (P) (I) (C), sebuah program yang diusung Regional English Language Office (RELO) US Embassy. Sebut saja Pre-Service English Teacher. Dan memang benar, program ini EPIC, program yang menyembunyikan maknanya; Empowered, Prepared, Inspired, and Connected. Empowered. Ia seperti nutrisi hati buat saya. Sebab tanpanya saya tak mampu berbuat banyak untuk negeri, terlebih terhadap diri sendiri. Prepared. Banyak hal yang ku cipta adalah hasil curian darinya, dan banyak hal yang telah ku kerjakan adalah bagian dari persiapan jauh-jauh hari karenanya. Itu sebabnya, aku mengganggap ia inspiration. Inspired. Kalaupun berbeda, tetap saja aku berangkat dari motivasi berharganya. Bagaimana melakukan hal tanpa ha...

Change your Thinking Change your Life

Tak perlu iri dengan apa yang oranglain raih, sebab kita tak tahu apa yg Tuhan ambil darinya. Sholawatin aja, biar dapat giliran selanjutnya. Teruntuk Guru Besar hari ini: Terima kasih untuk pelajaran berharganya tentang kehidupan. Setidaknya saya telah paham, tingkat sensitivitas seseorang berbeda-beda. Tentang memandang sesuatu dengan mata terbuka namun hati tertutup, pun sebaliknya. Mata kiri terbuka namun mata kanan tertutup, pun sebaliknya. Juga, tentang pikiran yang terbuka namun mulut tertutup, pun sebaliknya. Ada yang melihat namun tak begitu peduli. Ada yang peduli namun tak ada yang melihat. Kebenaran dianggap kesalahan sedang kesalahan dianggap kebenaran. Mendengar pendapat oranglain, namun tak sedia memberi pendapatnya sendiri.

Mengulang Ingatan: Part 8 Memorian Uge Ige

Gadis ini telah lama menyimpan kenangan sendiri di Kepalaku, tapi baru kemarin saya benar-benar mengenalnya. Lewat skenario kesekian Tuhan. Dulunya, kami berkenalan dalam satu program Baca Tulis Qur'an di Kampus Hijau, Indonesia Timur. Sebelumnya, kami bahkan tidak tahu bahwa kami seangkatan dalam program studi yang sama, Pendidikan Bahasa Inggris. . Kelucuan yang tercipta pun tak putus sampai disitu, bergurau tentang banyak hal termasuk nilai baca tulis Qur'an kami yg tak kunjung naik-naik, hingga akhir lulus dengan predikat memuaskan. Saya sendiri bahkan lupa, kapan kami mengakhiri perbincangan mengasyikkan dan pada akhirnya dipertemukan lagi dengan moment yg berbeda. Saya mengaguminya. Ia gadis manis, ia pandai tapi masih saja pura-pura tidak menyadarinya. Ia begitu hebat mengarungi hidup tanpa ayah di sisinya. Seringkali, kadang aku luput dalam memanjatkan syukur, sebab masih lengkap panutan terbesar dalam hidupku, masih ada ayah juga ibu. Kami dipertemukan dalam...