Langsung ke konten utama

Postingan

Menjadi Baik

  Memilih milih teman itu boleh. Yang ngga boleh itu, memilih milih berbuat baik ke orang. Kenapa? Karena karaktermu bergantung dengan siapa lingkunganmu. Kalau bergaul dengan orang yang ngga bener, ya kecipratan juga ngga benernya. Kecuali kalau kamu udah bisa mastiin orang disekitarmu adalah orang yang baik. Dan akan memberi pengaruh baik. Atau, kamu udah bener-bener baik untuk menjadi orang yang berpengaruh baik di lingkunganmu. But, who knows? Kita manusia biasa, banyak khilafnya. Jadi, perlu ada batasan. Jangan semua dijadiin temen. Maaf. Saya berani bilang gini karena pengalaman yang mengajarkan. Bahwa ngga semua orang adalah baik dan memberi pengaruh baik untuk kita.  Jadi fokus saja berbuat baik semampunya, dan menjadi lebih baiklah dari hari hari sebelumnya.
Postingan terbaru

DARI COVID-19 KITA BELAJAR

Mengawali tahun 2020 dan meluruskan niat ikut suami di tanah rantauan. Meninggalkan kesibukan yang telah lama ku geluti, sebagai pengajar Bahasa Inggris di salahsatu Universitas Islam Negeri di Indonesia Timur. Juga, sebagai translator sekaligus guide tamu penting di kampus merah, Sulawesi Selatan. Ku tuntaskan satu semester dan ku tinggalkan dengan baik semua kewajiban yang sudah ku mulai sejak lama. Tentu saja dengan tujuan yang sama "Mencari keridhoan-Nya." Terlebih sejak september 2019 statusku telah berubah menjadi istri seorang lelaki pilihan hatiku sendiri. MasyaAllah tabarakallah. Selang beberapa waktu setelah ku tinggalkan tanah kelahiran dan menjalani hari demi hari di tanah rantau, dikabarkan munculnya wabah/virus mematikan bernamakan COVID-19. Sontak seluruh masyarakat dunia digegerkan seiring banyaknya korban berjatuhan.  Sempat juga, kami dibuat panik hingga mengurung diri dan sangat membatasi diri berinteraksi. Yang awalnya banyak aktivitas offline, seketika d...

Baik Buruk yang ditimpakan Semua Mengandung Kebaikan di dalamnya

“Barangsiapa yang Allah hendaki kebaikan, Allah menimpakan padanya musibah.” (HR: Bukhari). Demikian pula para ulama salaf  telah menjelaskan hal ini, di antaranya Imam Ibnu al-Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah dan Muhammad bin Ka’ab al-Quradhi rahimahullah, yang merupakan seorang ulama hadits dan salah seorang dari Tabi’in. Imam Ibnu al-Qoyyim al-Jauziyyah rahimahullah menuturkan dalam kitabnya yang indah Al-Wabilush Shayyib (hlm. 7), yang artinya: “Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, maka Allah membukakan untuknya pintu rendah diri, ketidakberdayaan, selalu memohon pertolongan kepada Allah Ta’ala dan terus-menerus merasa butuh kepada-Nya. Ia menyadari aib-aib, kebodohan dan kezalimannya. Di samping itu, ia menyadari karunia, ihsan, rahmat, kedermawanan, kebaikan, kekayaan dan kedudukan yang terpuji dari Rabbnya. Maka orang yang mengenal (Allah) akan berjalan menuju kepada Allah dengan kedua sayap (sikap) ini. Dia tidak mampu berjalan kecuali dengan keduanya. Ketika ...

Semua Mudah Buka Usaha

Sebagai perempuan yang ditakdirkan menjadi pendamping lelaki yang mengabdi untuk negara, sedia mengikut pola mutasi kapan saja. Tentu menjadi tantangan tersendiri, terlebih saya adalah tipikal perempuan yang sudah terlatih mandiri sejak kuliah dan bekerja. Memutuskan untuk menikah lalu merantau adalah satu diantara tantangan yang harus kami hadapi sebagai pasangan suami istri, ditambah lagi suami banyak mewakafkan waktunya untuk bekerja. Pagi siang sore menjelang malam dihabiskan di kantor, belum lagi perjalanan pulang yang jaraknya terbilang jauh juga melelahkan. Alhamdulillah. Saya diberi kesempatan oleh Allah untuk tetap memberdayakan diri sebagai perempuan. Menulis di  blog ini  misalnya, ngonten video blog di kanal youtube  Ige Naya  atau  Kuliner Ige  sesekali. Pun untuk memantik kemampuan berbahasa inggris agar tetap tergunakan, saya buka juga lah Jasa terjemahan . Barakallah semoga bermanfaat bagi banyak orang. Oiya, semenjak menginjakkan kaki di Ra...

Being Mommy Isn't Easy

Perempuan. Sudah takdirnya punya hak istimewa. Keindahan lekuk tubuh dan kecanggihan alat reproduksi yang ia miliki menjadikan ia berbeda. Sebabnya, perempuan bisa menyetarai posisi laki-laki dalam mencari nafkah namun laki-laki tidak bisa menggantikan peran perempuan dalam mengandung, melahirkan, meyusui dan membesarkan anak-anaknya.  Saya pribadi pernah melewati lintasan orientasi satu, dua, tiga, empat.. hingga akhirnya ada di titik ini. Meniti jenis pengalaman ini itu, mencoba bekerja ini itu dan menikmati 24 jam saya sebagai perempuan yang mencoba berjuang di atas kaki sendiri. Kuliah sembari bekerja tentu bukan hal mudah. Ada tugas kampus yang tertumpuk, menunggu sesegera mungkin dituntaskan. Sela itu pula, ada kerjaan kantor yang tertunda, menuntut secepat kilat diselesaikan. Namun, dari kesulitan demi kesulitan itu masih ada jalan mudah untuk ditempuh. Contekan tugas dari teman yang budiman dan minta bantuan rekan kerja untuk mengambil alih pekerjaan. Dari kian lika liku pe...

Menikah, Merantau dan Makna Perempuan

Menjadi perempuan yang ditakdirkan hidup sebagai pendamping laki-laki yang mengharuskan dirinya merantau untuk menafkahi tentu tantangan tersendiri. Saya masih ingat betul bagaimana menjalani keseharian sebagai pelajar sekaligus pengajar di sebuah Institusi Pendidikan Tinggi, banyak mewakafkan waktu untuk belajar dan mengajar sebelum akhirnya melepas status single jadi married. Di titik ini, kondisi krisis menyapa dan saya harus menentukan pilihan hidup yang tentu saja saya telah dibuat paham resiko kedepannya. Menikah dan merantau adalah dua hal yang amat erat dan tidak bisa dihindari. Menikah dengan pasangan saya hari ini artinya saya telah siap menjalani kehidupan dengan dimensi baru yang Tuhan hadapkan untuk kami. Menjalani kehidupan dengan sabar dan penuh rasa syukur adalah kunci dari kian kejadian-kejadian yang bergantian. Sungguh. Saya adalah satu diantara perempuan-perempuan yang menaruh banyak harapan di dada tentang hal-hal yang baik di masa depan. Namun, pada kenyataan seben...

Kado Ulang Tahun pernikahan

Sebagian dari kita yang telah ditakdirkan menjadi sepasang suami istri tentu saja mendambakan kehadiran buah hati sebagai pelengkap cinta kita di dunia. Yang selanjutnya, dalam namanya kita sematkan doa-doa baik berharap diijabah Allah agar berselimut keberkahan. Termasuk kami pasangan suami istri yang pernikahannya telah terhitung 2 tahun tepat hari ini. MasyaAllah alhamdulillah. Kami tentu masih ingat betul bagaimana doa kami langitkan terus menerus. Dengan harapan, ia hadir setidaknya menjadi kado ulang tahun pernikahan kami. Sebab kami sadar penuh akan kondisi yang dihadapkan seperti apa kala itu. Ruwetnya, kami harus berjarak disaat pasangan lain memilih berbulan madu setelah menikah dan bersatu. Namun, takdir yang dijatuhkan seperti menyodorkan pilihan yang begitu sulit untuk dilewatkan. Nampak seperti kulit ayam, keluar dari lubang kewanitaan di bulan pertama resmi menjadi istri. Pikiran tentu saja kemana-mana, terlebih ini kali pertama mengalami. Kata kawan dokter, itu jenis se...